Senin, 19 Oktober 2015

Proses Persalinanku

20:00 saat asyik nonton Jodha Akbar serial yang lagi booming banget di keluargaku tiba-tiba aku merasakan sakit yang sebelumnya belum pernah ku rasakan selama hamil si akra, feeling sudah mengatakan 'inilah waktunya'.. aku minta ambilkan kertas/buku lengkap dg bolpen. Si papa mulai 'kepo' rempong tanya kenapa mah kenapa mah sudah heboh ngajakin ke bidan, tapi aku ga pengen grusah grusuh, aq catat stiap kali kontraksi, semakin lama intensitasnya semakin bertambah sering dan heboh, selesai mencatat, masih dengan rasa sakit kontraksi aku paksakan untuk jalan. Bukan karna apa-apa sih cuma ingin aja nurut kata mbah-mbah dan ibuku yang bilang suruh banyak jalan-jalan pas kontraksi terjadi.
22:00 aku mulai gelisah dengan kontraksi yang mulai 'menggila' aku bilang ke papa, aku pengen ke bidan. Piuuuh betapa hebohnya orang serumah, ada bapak, ibu n si papa.(ohh ya, untuk bunsay yg sekarang lagi hamil 9bulan, ada baiknya kalo sudah prepare perlengkapan persalinan lengkap, mempermudah nanti kalo sewaktu-waktu berngkat ke bidan/RS.
Sesampainya di bidan di cek ternyata sudah bukaan 2, padahal terakhir periksa, si arka masih 'nyangklong' dia atas, belum mau turun,, ah sudahlah yang penting sekarang usaha gimana caranya lahir normal, sehat selamat semuanya.
00:30 aq masih aja terus berjalan muterin rumah bu bidan yang emg lumayan luas, berharap cepat menambah bukaan, tiba-tiba ad yang mengetuk pintu, rupanya ada pasien juga yang mau lahiran, masuk ruang periksa ternyata sudah bukaan penuh, pas baru masuk ruang bersalin ga ada 30menit terdengar suara tangis bayi, wah aku merasa terpacu aku jalan terus dengan menahan rasa sakit, terlihat wajah suami & ibuku yang terlihat ga tega dengan keadaanku yang sebenernya lagi ngatuk berat tapi tetap ku paksakan untuk tetap berjalan.
02:00 setelah membantu proses persalinan tetangga sebelah, sebelum kembali ke kamarnya bu bid memintaku untuk maduk ke ruang periksa, dan ternyata aku sudah pembukaan 4, dan dia bilang nnti di periksa lagi jam 06:00
Aku sudah ga tahan lagi, mataku ngantuk berat, aku di paksa ibuku buat tidur sejenak, tapi pas lagi bebaring tiba-tiba asisten bu bid masuk kamar & bilang, kalau ibu tidur terus pembukaan selanjutnya akan lama. Bete juga sebenernya di bilang 'tidur terus' tapi aku tau sih maksud dia baik, aku cari cara lain, aku coba browsing & aku nemu cara menambah bukaan dengan tidur. Yaitu dengan posisi tidur hadap kiri, nah aq poll-kan itu tidur hadap kiri tanpa skali tengok kanan, sampe sempat terlalap sekejap-sekejap karna si arka kayanya sudah ga betah di dalam, 
03:15 aku mulai merasakan sakit yang luar biasa, rasanya jga kaya mau BAB yang ga bisa ditahan lagi, ibuku ku suruh panggilkan ass.bid tapi assistenya bilang kalo bisa di tahan dulu, akhirnya aku suruh ibuku balik untuk panggil assistenya karna ini sudah ga bisa di tahan, 
03:00 bukaan penuh -10 tapi posisi si arka masih di atas banget, aku sudah di pasangkan perlak,dkk aku di suruh mengejan dg posisi miring kiri, supaya si arka mau turun
04:35 bu bid muali membantuku, tapi dalam dekapan si papa aku malah ga bisa mengejan *ga tau tekniknya kali yaa :D sempet bu bidan juga kaya marah, takut, & putus asa. Melihat gestur & raut wajah bu bidan akhirnya ibuku yang mengambil alih posisi si papa, dia memelukku erat & bilang "ayoo nduk, kamu pasti bisa, bismilahirahmanirahim" dg 3x tarikan nafas alhamdulillah tepat pukul 04:57 lahirlah putra kami M Rayyan Althaf Arkaprasetya dengan panjang 49cm & BB 3,4cm

Banyak yang bilang proses persalinanku tergolong cepat karna dari awal kontraksi-lahir cuma 8jam
Buat para mommies yang lagi menunggu debaynya lahir, perbanyaklah jalan-jalan,, apalagi waktu kontraksi tiba, jangan sia-siakan kontraksi karena pada saat kontraksi itulah momen tepat untuk menambah bukaan. Tapi harus dingat juga, jangan terlalu banyak membuang tenaga, sisakan untuk nanti proses mengejan...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar